Kamis, 30 Oktober 2014

“Innama ash-Shabru ‘inda ash-shadmatil Ula.”

Rasulullah saw. bersabda : “Innama ash-Shabru ‘inda ash-shadmatil Ula.” Bahwasanya kesabaran hanyalah ada pada pukulan yang pertama dari bala’. Artinya, yang dinamakan sabar itu adalah sikap ikhlas kita menerima musibah-Nya pada saat dimana kita mendapatkan musibah tersebut. Jika kita mengatakan, saya bersabar atas ketentuanmu ya Allah, setelah berlalunya waktu ketika ujian tersebut datang maka itu bukanlah sebenar-benarnya kesabaran.


Sabar itu, ia menerima nasehat orang lain tanpa melihat apakah orang itu pernah mengalami musibah yang sama atau tidak. 
Bukan diawali dengan menilai apakah nasehat itu datang dari orang bijak. 
Sabar yang sempurna itu terlihat dari reaksi spontan kita atas ujian, bukan setelah sekian kali merevisi dan merekayasa sikap kita. Bersabarlah… karena dengan sabar, Allah memberi kita pahala tanpa batas. 
Dan ketika kita mampu bersabar, Allah akan membersama kita. Innallaha ma’ash shabirin.

1 komentar:

  1. Sampai akhir hayatku tak akan lelah mencintaimu, aku sayang kamu . . .

    BalasHapus